Sistem Instalasi AC Central Pengertian Penjelasannya

Perlu anda ketahui bahwa sistem instalasi AC Central di pasaran sendiri saat ini tersedia dua pilihan sistem, ada sistem air dan sistem refrigent. Nah, untuk mengenal lebih dekat dengan kedua sistem ini, langsung saja berikut ulasan selengkapnya yang perlu anda ketahui.

 

Sistem Instalasi AC Central
Sistem Instalasi AC Central

  1. Sistem 1
  2. Sistem 2

AC Central Menggunakan Sistem Air

Instalasi sistem AC Central yang menggunakan air merupakan sistem yang memanfaatkan media air untuk digunakan sebagai pembawa dinginnya. Nah, dalam skala kecil, maka unit indoor yang dipakai merupakan Fan Coil Unit. Jika pada skala besar, maka unit yang digunakan yaitu Air Handling Unit. Agar dapat mendinginkan air yang ingin didistribusikan, anda dapat menggunakan chiller. Tugasnya yaitu memindahkan panas dari sirkulasi yang terdapat dalam ruangan menuju ke sistem sirkulasi yang ada di luar gedung, sebelum akhirnya didinginkan menggunakan cooling tower.

Fungsi dari chiller ini adalah sebagai unit outdoor untuk AC Central yang menggunakan sistem air. Kondensor yang umumnya digunakan oleh chiller yaitu water cooled condenser. Nah, air yang digunakan untuk mendinginkan kondensor akan dialirkan dari pipa yang outputnya didinginkan kembali dengan evaporative cooling yang terdapat pada cooling tower.

Untuk komponen evaporatornya, ketika memakai sistem indirect cooling, tentunya fluida yang akan didinginkan ini tidak langsung udara, namun air yang dialirkan dari sistem pemipaan. Kemudian air yang akan mengalami pendinginan di bagian evaporator dialirkan ke sistem penanganan udara atau AHU menuju ke bagian koil pendingin. Di dalam AHU sendiri tentunya memiliki beberapa komponen yang digunakan untuk mendukung kinerjanya. Beberapa komponen tersebut adalah sebagai berikut.

  • Filter, adalah penyaring udara dari debu, kotoran, maupun partikel-partikel lainnya, dengan begitu udara yang dihasilkan akan semakin bersih.
  • Koil pendingin, merupakan komponen yang berfungsi untuk menurunkan temperatur udara.
  • Centrifugal fan, adalah kipas atau blower sentrifugal yang digunakan untuk mendistribusikan udara yang melewati ducting menuju ke berbagai ruangan.

Perlu anda ketahui bahwa AC Central yang menggunakan sistem air dapat membawa kalor dari titik satu ke titik lainnya yang ternyata lebih tahan lama daripada menggunakan sistem refrigerant. Nah, perlu anda ketahui juga bahwa pada AC Central yang menggunakan sistem air, terdapat komponen lain yang digunakan selain chiller, coil unit, dan AHU. Ya, seperti yang telah dibahas sekilas di atas yaitu cooling tower. Tahukah anda apa fungsi dari cooling tower ini? Tentu saja fungsinya sendiri adalah mendinginkan air panas pada kondensor dengan dikontakkan langsung menggunakan udara dengan konveksi paksa yang menggunakan kipas.

Tentunya proses awalnya terjadi pada satu siklus tertutup menggunakan fluida kerja yang berupa refrigerant yang akan mengalir pada sistem pemipaan yang nantinya terhubung dari komponen yang satu ke komponen yang lain. Nah, proses ini sendiri disebut sebagai kompresi uap yang memang terdiri oleh kompresi, kondensasi, evaporasi, hingga ekspansi. Komponen yang terdapat pada cooling tower, mulai dari nozzle, bak penampung, fan/blower, hingga casing akan berperan terhadap keseluruhan proses ini.

 

AC Central Menggunakan Sistem Refrigerant

Jika sebelumnya sudah dibahas tentang AC Central yang menggunakan sistem air, maka sistem kedua yang digunakan adalah sistem refrigerant. Dalam sistem ini, maka unit dari AC Central yang dikenal biasanya adalah Split Duct. Tentunya prinsip kerja yang dimilikinya hampir sama seperti sistem pipa atau ducting dan di setiap keluaran udaranya memakai diffuser. Sedangkan untuk mengatur kecil besarnya udara yang keluar menggunakan elemen khusus, disebut juga dengan damper.

Kini AC Central yang menggunakan sistem refrigerant ini juga dilirik oleh kebanyakan orang karena pendistribusian dinginnya yang merata di setiap ruangan. Selain itu, komponen yang digunakan pun tidak terlalu banyak. Hal ini dikarenakan hanya memanfaatkan unit indoor, saluran AC atau ducting AC, dan condensing unit atau outdoor AC. Tentunya anda bisa mengaplikasikan AC Split duct untuk kebutuhan mini market, ruangan kantor, sekolah, klinik, universitas, hingga bangunan lainnya yang memang luasnya masih dapat dijangkau menggunakan saluran AC. Selain itu, sistem instalasi AC Central refrigerant ini pun dapat diaplikasikan di residential

Komentar (0)

Posting Komentar