Ami Ducting AC : Pembuatan Ducting AC

Ami Ducting AC : Pembuatan Ducting AC
Selamat Datang di Ami Ducting AC & Kontraktor Ducting AC Indonesia

Daftar Produk

Perhitungan Ducting AC
Lihat Detail

Perhitungan Ducting AC

Ducting AC adalah salah satu pendingin ruangan yang ternyata sedang populer lho. Jenis AC ini memang sering diaplikasikan pada perkantoran, rumah, hingga restoran. Pendingin udara ini banyak diminati oleh orang-orang karena sangat efektif serta dapat menunjang keindahan dari interior ruangan. Namun tahukah anda cara melakukan perhitungan dimensi ducting AC? Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan selengkapnya.

 

Perhitungan Ducting AC
Perhitungan Ducting AC

  1. Cara Hitungan Ducting AC
  2. Hal-Hal Perlu diPerhatikan

Melakukan Perhitungan Ducting AC

Mungkin nama ducting sendiri untuk sebagian orang masih terdengar asing. Padahal jika dilihat kembali bahwa AC ini dapat bekerja dengan efektif dan optimal. Tidak hanya digunakan untuk mendinginkan ruangan, namun ducting mempunyai fungsi lainnya yang tentu saja lebih efektif dalam menjalankan sirkulasi udara. Nah, untuk lebih memahami mengenai perhitungan ducting AC ini, maka anda perlu memahami apa itu ducting AC.

Ducting AC merupakan pendingin ruangan yang memanfaatkan komponen ducting yang berbahan seng BPLS maupun PU/PIR agar dapat menjalankan sistem kerja. Tentu saja fungsi utama komponen tersebut yaitu mengalirkan fluida dari lokasi satu ke lokasi lainnya. Dengan begitu dapat disimpulkan jika ducting sendiri merupakan jenis AC yang bekerja menggunakan bantuan blower atau fan unit agar dapat mengelola sirkulasi udara.

Bagaimana, sudah tahu kan apa itu ducting AC? Kini saatnya anda mengetahui perhitungan ducting AC. Sebenarnya melakukan perhitungan ducting AC cukup mudah kok, asalkan anda memang mengetahui caranya yang benar. Sudah pasti bahwa proses ini sangat penting untuk anda lakukan agar dapat menyesuaikan anggaran terhadap jumlah budget yang anda miliki. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut cara melakukan perhitungan ukuran ducting AC seperti pada ulasan berikut ini.

Nah, kali ini akan diberikan contoh melakukan perhitungan ukuran ducting pada instalasi AC Central yang mempunyai kapasitas 10 PK serta volume 3100 CFM.

  • Langkah pertama adalah menentukan jumlah dari titik supply terhadap 10 titik.
  • Kemudian menentukan air velocity, yaitu dengan cara menentukan 1000 feet/menit.
  • Lalu menggambar line ducting.
  • Selanjutnya menentukan ukuran ducting pada tiap titik supply.
  • Kemudian menjumlahkan volume dari udara ducting, dari mulai 2 titik, lalu 3 titik, hingga seterusnya.
  • Dan yang terakhir yaitu menentukan ukuran ducting sesuai dengan hasil penjumlahan dari volume udara di tiap-tiap penjumlahan.

 

Yang jelas untuk ukuran ductingnya sendiri sangat tergantung oleh jumlah udara yang nantinya akan melewati ducting. Ketika pada ducting utama memiliki ukuran sebesar 24″ x 20″, hal ini berarti volume udara yang memang melewati ducting tersebut yaitu jumlah total udara di AC dengan kapasitas 10 PK. Yang memiliki volume udara sebesar 3100 cfm serta air velocity sebesar 1000 fpm.

 

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Ingin Instalasi Ducting

Tentunya faktor utama yang memang mendasari untuk menggunakan AC jenis ini pada gedung-gedung adalah tingkat kenyamanan dan keselamatan yang sudah semakin terjamin. Terlebih lagi AC jenis ini telah memiliki komponen lengkap yang sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan ventilasi, filtrasi, dan humidity. Namun sebelum dilakukannya proses instalasi, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Untuk lebih jelasnya, simak uraian selengkapnya berikut ini.

 

Mengetahui perkiraan biaya

Ketika melakukan perkiraan biaya untuk instalasi ducting, maka caranya adalah menganalisa hasil hitungan dari ukuran ducting yang sesuai kebutuhan. Karena pemasangannya yang lebih rumit, maka anda perlu memperkirakan biaya tambahan lainnya yang mungkin saja dibutuhkan.

 

Perencanaan instalasi

Proses instalasi AC ini perlu dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Maka dari itu, anda perlu membuat gambaran perencanaan dari instalasinya terlebih dahulu supaya memudahkan proses pengerjaannya.

 

Perawatan

Tentunya AC jenis ini perlu dilakukan perawatan secara berkala. Tujuannya adalah untuk memastikan kinerjanya agar tetap bagus walaupun digunakan dalam jangka yang panjang. Bahkan proses ini pun dapat mengantisipasi terjadinya kerusakan di sumber AC dan tentu saja ketika ducting mengalami kendala atau kerusakan bisa segera ditangani.

Demikianlah berbagai pembahasan yang perlu anda ketahui mengenai perhitungan dimensi ducting hingga beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin instalasi ducting. Semoga bermanfaat!

Sistem Instalasi AC Central Pengertian Penjelasannya
Lihat Detail

Sistem Instalasi AC Central Pengertian Penjelasannya

Perlu anda ketahui bahwa sistem instalasi AC Central di pasaran sendiri saat ini tersedia dua pilihan sistem, ada sistem air dan sistem refrigent. Nah, untuk mengenal lebih dekat dengan kedua sistem ini, langsung saja berikut ulasan selengkapnya yang perlu anda ketahui.

 

Sistem Instalasi AC Central
Sistem Instalasi AC Central

  1. Sistem 1
  2. Sistem 2

AC Central Menggunakan Sistem Air

Instalasi sistem AC Central yang menggunakan air merupakan sistem yang memanfaatkan media air untuk digunakan sebagai pembawa dinginnya. Nah, dalam skala kecil, maka unit indoor yang dipakai merupakan Fan Coil Unit. Jika pada skala besar, maka unit yang digunakan yaitu Air Handling Unit. Agar dapat mendinginkan air yang ingin didistribusikan, anda dapat menggunakan chiller. Tugasnya yaitu memindahkan panas dari sirkulasi yang terdapat dalam ruangan menuju ke sistem sirkulasi yang ada di luar gedung, sebelum akhirnya didinginkan menggunakan cooling tower.

Fungsi dari chiller ini adalah sebagai unit outdoor untuk AC Central yang menggunakan sistem air. Kondensor yang umumnya digunakan oleh chiller yaitu water cooled condenser. Nah, air yang digunakan untuk mendinginkan kondensor akan dialirkan dari pipa yang outputnya didinginkan kembali dengan evaporative cooling yang terdapat pada cooling tower.

Untuk komponen evaporatornya, ketika memakai sistem indirect cooling, tentunya fluida yang akan didinginkan ini tidak langsung udara, namun air yang dialirkan dari sistem pemipaan. Kemudian air yang akan mengalami pendinginan di bagian evaporator dialirkan ke sistem penanganan udara atau AHU menuju ke bagian koil pendingin. Di dalam AHU sendiri tentunya memiliki beberapa komponen yang digunakan untuk mendukung kinerjanya. Beberapa komponen tersebut adalah sebagai berikut.

  • Filter, adalah penyaring udara dari debu, kotoran, maupun partikel-partikel lainnya, dengan begitu udara yang dihasilkan akan semakin bersih.
  • Koil pendingin, merupakan komponen yang berfungsi untuk menurunkan temperatur udara.
  • Centrifugal fan, adalah kipas atau blower sentrifugal yang digunakan untuk mendistribusikan udara yang melewati ducting menuju ke berbagai ruangan.

Perlu anda ketahui bahwa AC Central yang menggunakan sistem air dapat membawa kalor dari titik satu ke titik lainnya yang ternyata lebih tahan lama daripada menggunakan sistem refrigerant. Nah, perlu anda ketahui juga bahwa pada AC Central yang menggunakan sistem air, terdapat komponen lain yang digunakan selain chiller, coil unit, dan AHU. Ya, seperti yang telah dibahas sekilas di atas yaitu cooling tower. Tahukah anda apa fungsi dari cooling tower ini? Tentu saja fungsinya sendiri adalah mendinginkan air panas pada kondensor dengan dikontakkan langsung menggunakan udara dengan konveksi paksa yang menggunakan kipas.

Tentunya proses awalnya terjadi pada satu siklus tertutup menggunakan fluida kerja yang berupa refrigerant yang akan mengalir pada sistem pemipaan yang nantinya terhubung dari komponen yang satu ke komponen yang lain. Nah, proses ini sendiri disebut sebagai kompresi uap yang memang terdiri oleh kompresi, kondensasi, evaporasi, hingga ekspansi. Komponen yang terdapat pada cooling tower, mulai dari nozzle, bak penampung, fan/blower, hingga casing akan berperan terhadap keseluruhan proses ini.

 

AC Central Menggunakan Sistem Refrigerant

Jika sebelumnya sudah dibahas tentang AC Central yang menggunakan sistem air, maka sistem kedua yang digunakan adalah sistem refrigerant. Dalam sistem ini, maka unit dari AC Central yang dikenal biasanya adalah Split Duct. Tentunya prinsip kerja yang dimilikinya hampir sama seperti sistem pipa atau ducting dan di setiap keluaran udaranya memakai diffuser. Sedangkan untuk mengatur kecil besarnya udara yang keluar menggunakan elemen khusus, disebut juga dengan damper.

Kini AC Central yang menggunakan sistem refrigerant ini juga dilirik oleh kebanyakan orang karena pendistribusian dinginnya yang merata di setiap ruangan. Selain itu, komponen yang digunakan pun tidak terlalu banyak. Hal ini dikarenakan hanya memanfaatkan unit indoor, saluran AC atau ducting AC, dan condensing unit atau outdoor AC. Tentunya anda bisa mengaplikasikan AC Split duct untuk kebutuhan mini market, ruangan kantor, sekolah, klinik, universitas, hingga bangunan lainnya yang memang luasnya masih dapat dijangkau menggunakan saluran AC. Selain itu, sistem instalasi AC Central refrigerant ini pun dapat diaplikasikan di residential

Pengertian Apa Itu Chiller, Jenis, Dan Komponen Utamanya
Lihat Detail

Pengertian Apa Itu Chiller, Jenis, Dan Komponen Utamanya

Umumnya chiller digunakan dalam dunia industri agar dapat mendinginkan berbagai komponen dengan cara memanfaatkan mekanisme dari perpindahan haba. Nah, komponen yang dimaksud ini termasuk mesin, yang mana sangat penting dalam menjaga suhu mesin supaya tidak kelebihan panas maupun rusak. Nah, untuk anda yang ingin mengetahui pengertian chiller, jenis, hingga komponennya, berikut ulasan selengkapnya.

 

Pengertian Chiller
Pengertian Chiller

  1. Info
  2. Jenis
  3. Komponen

Apa Itu Chiller

Chiller sendiri merupakan sebuah sistem yang dapat menghantar panas melalui beban proses keluar terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, chiller juga bisa diartikan sebagai mesin pendingin agar dapat mengkondisikan fasilitas umum dan fasilitas industri. Sedangkan fungsi chiller digunakan dalam memindahkan energi panas pada suatu tempat menuju ke tempat lain. Nah, dalam hal ini tentunya chiller bisa menurunkan temperatur dari peralatan, komponen hingga fasilitas di pabrik industri dengan mengeluarkan panas yang memang terkandung di dalamnya.

Perlu diingat bahwa panasnya akan berpindah, bukan begitu saja menghilang. Sesuai dengan hukum pertama Termodinamika, tentunya energi tidak bisa diciptakan dan dihilangkan, namun hanya dapat berubah bentuk. Sehingga dalam hal ini, sudah jelas bahwa panas termasuk sebagai salah satu energi yang tidak bisa menghilang, hanya saja dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman. Dan sekiranya tempat tersebut terjadinya kelebihan panas, tidak akan mengalami masalah. Hal ini berbeda ceritanya jika komponen pentingnya panas, maka hal ini bisa berakibat fatal.

 

Jenis-Jenis Chiller

Bagaimana, sudah tahu kan apa itu chiller? Kini saatnya anda mengetahui berbagai jenis dari chiller ini. Pada dasarnya terdapat dua jenis chiller yang cukup umum digunakan, ada chiller berpendingin air dan chiller berpendingin udara. Untuk mengenal kedua chiller ini, berikut ulasan selengkapnya.

             Chiller berpendingin air

Jenis pertama adalah chiller berpendingin air, yang dilengkapi kondensor yang akan terhubung dengan cooling tower atau menara pendingin. Jenis chiller ini biasanya digunakan dalam industri besar yang memang memiliki banyak persediaan air. Water cooled chiller atau chiller berpendingin air bisa memberi performa yang cukup konsisten lho untuk tujuan komersial. Hal ini dikarenakan chiller ini relatif tidak tergantung terhadap perubahan suhu pada lingkungan yang ada di sekitarnya.

             Chiller berpendingin udara

Nah, chiller jenis ini memang lebih tergantung serta mengandalkan udara yang ada di sekitarnya. Maka dari itu, biasanya chiller berpendingin udara ini anda temukan pada penggunaan umum untuk skala kecil hingga medium, yang mana ruang yang ada tidak begitu luas. Tahukah anda bahwa salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh chiller ini yaitu biaya pemasangan serta pemeliharaannya yang cukup terjangkau karena bentuk yang dimilikinya tidak rumit.

 

Komponen Utama Chiller

Chiller sendiri mempunyai empat komponen utama, ada kompresor, katup expansi, kondensor, dan evaporator. Yang jelas keempat komponen tersebut mempunyai fungsinya masing-masing. Untuk lebih jelasnya, berikut keempat komponen yang terdapat pada chiller.

             Kompresor

Kompresor yang terdapat pada chiller ternyata sama halnya seperti kompresor yang terdapat pada AC. Tentunya komponen ini adalah jantung pada sistem refrigasi yang digunakan sebagai sirkulasi refrigent pada chiller. Berdasarkan mekanisme gerakannya, maka ada beberapa macam kompresor, yaitu reciprocating compressor, rotary compressor, twin screw compressor, serta centrifugal compressor.

             Katup expansi

Katup expansi berfungsi agar dapat menurunkan tekanan pada refrigerant. Selain itu, katup expansi juga berfungsi agar mengontrol refrigerant yang terkadang masuk ke evaporator. Tentunya bagian inilah sebagai tempat untuk proses pendinginan refrigerant.

             Kondensor

Kondensor adalah komponen yang berfungsi memindahkan panas dari sistem refrigerasi menuju media pendingin. Berdasarkan media pendinginnya, maka komponen ini terbagi ke dalam tiga jenis, ada kondensor yang memakai pendingin udara, memanfaatkan pendingin air, hingga kondensor yang memakai kedua unsur udara dan air.

             Evaporator

Evaporator adalah komponen yang digunakan sebagai tempat untuk menguapnya refrigerant, dengan begitu panas bisa diserap baik melalui udara, air, dan lain sebagainya.

Demikianlah berbagai pembahasan yang perlu anda ketahui mengenai pengertian chiller, jenis, dan komponen utamanya. Semoga pembahasan yang telah dipaparkan di atas bisa menambah wawasan anda lebih jauh lagi mengenai alat pendingin chiller.

Jual Aksesoris Ducting HVAC Cikarang
Lihat Detail

Jual Aksesoris Ducting HVAC Cikarang

Jual Aksesoris Ducting Diffuser Grille Exhaust terlengkap di Cikarang tentu nya bersama kami di perusahaan yang fokus dibidang ducting hvac Ami Ducting Indonesia dan tentu nya kami akan memberikan beberapa hal mengenai produk ducting atau aksesoris nya yang bisa anda belanja di tempat kami oleh karena itu sebelum kami memberikan harga terbaru nya yang perlu anda ketahui tentu nya kami juga menerima jasa pembuatan ducting dengan lengkap dan tentu nya ini bisa menjadi pilihan anda untuk mendapatkan produk ducting yang bagus dan berkualitas bersama kami.

 

Jual Aksesoris Ducting di Cikarang
Jual Aksesoris Ducting HVAC di Cikarang

 

Produk Aksesoris Ducting di Ami Ducting

 

Baik sebelum anda mencari produk aksesoris untuk ducting HVAC dan semisal nya tentu disini kami akan memberikan beberapa point yang banyak dibutuhkan untuk pembelian aksesoris ducting oleh karena itu disini kami akan memberikan kepada anda nama nama aksesoris yang siap anda pesan dikami dengan cara konsultasikan dan kirimkan saja kebutuhan aksesoris ducting yang anda inginkan nanti nya , inilah beberapa point list aksesoris ducting :

 

Gravity Damper

Volume Damper

Fire Damper

Motorize Damper

Diffuser Ac

Return Air Grille Ac

 

Produk point diatas merupakan aksesoris yang memang sudah banyak dibutuhkan dan untuk jenis produk aksesoris ducting lain nya anda bisa langsung konfirmasikan saja langsung di chat from resmi website kami yang tentu nya pada jam kerja akan segera di respon kebutuhan dan pertanyaan anda dalam membeli produk aksesoris ducting di cikarang.

 

 

Melayani Pembelian Minimal 50 Unit Untuk Custom Ukuran

 

Dalam pembelian aksesoris ducting tentu nya disini kami mau menghimbau bagi anda yang ingin belanja produk aksesoris ducting yang sesuai dengan custom ukuran maka kami menyarankan anda untuk order minimal 50 unit per custom produksi aksesoris ducting dengan ukuran yang menyesuaikan kebutuhan di proyek ducting oleh karena itu kami sangat ingin anda bisa langsung email saja dan kebutuhan konsul bisa melalui chat from dan email resmi kami di ami ducting ac.

 

 

Office Ami Ducting

 

Alamat : Jalan Kusuma Barat BB8 No 7 Perumahan, Jl. Wisma Jaya, RT.011/RW.018, Duren Jaya, Kec. Bekasi Tim., Kota Bks, Jawa Barat 17111.

Email : ami.ducting@gmail.com

Tlp : 085213891607