Ami Ducting AC : Pembuatan Ducting AC

Ami Ducting AC : Pembuatan Ducting AC
Selamat Datang di Ami Ducting AC & Kontraktor Ducting AC Indonesia

INFO TERKINI

Penjelasan Ducting Exhaust dan Sistemnya
Lihat Detail

Penjelasan Ducting Exhaust dan Sistemnya

Mengenal Jenis Material dan Komponen Dalam Sistem Ducting Exhaust Dalam pembangunan sebuah gedung dengan ukuran bangunan yang cukup besar dan lebar, terdapat berbagai komponen dari dalam gedung tersebut yang perlu untuk diperhatikan. Biasanya, banyak orang yang hanya memikirkan tentang material bangunan yang dibutuhkan untuk menghasilkan gedung yang dapat berdiri dengan cukup kokoh dan kuat. Akan tetapi, tidak hanya untuk pembangunan saja yang perlu untuk dilakukan perencanaan secara matang, namun juga banyak faktor dan juga elemen lainnya yang perlu untuk dijadikan perhatian. Salah satunya yaitu yang berkaitan dengan sirkulasi udara yang berada di dalam gedung agar penghuni di dalamnya tetap dapat beraktivitas dengan baik karena udara yang dihasilkan mampu untuk mendukung hal ini.

Penjelasan Ducting Exhaust


Udara yang ada di dalam gedung biasanya akan membutuhkan sistem yang cukup rumit untuk dilakukan perencanaan dan juga perlu untuk dilakukan secara terperinci. Salah satu sistem yang digunakan yaitu lebih dikenal dengan nama sistem ducting. Dalam sistem ini sendiri terdapat banyak jenis material dan juga komponen yang perlu untuk diketahui. Termasuk pula memahami  tentang penjelasan ducting exhaust yang perlu untuk dijadikan sebagai pertimbangan. Kali ini akan dibahas mengenai topik ini untuk memberikan penjelasan yang lebih lanjut dan cukup mudah untuk dipahami.

 

Berbagai Jenis Material dalam Sistem Ducting

Sebelum mengenal bagaimana penjelasan ducting exhaust, terdapat berbagai jenis material yang perlu untuk diketahui. Material ini sendiri sifat dan jenisnya cukup beragam dan penggunaannya disesuaikan dengan udara yang ingin untuk disalurkan di dalam ruangan gedung. Material ini sendiri perlu untuk dipilih dengan pertimbangan yang cukup matang dan juga menimbang banyak faktor karena nantinya akan berpengaruh terhadap suhu udara dari awal penyaluran hingga sampai ke tempat yang ingin disalurkan atau juga tempat keluarnya dari udara tersebut. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja material yang dapat digunakan untuk mendukung penggunaan dari sistem ini pada bangunan yang ada.

Untuk mengenal penjelasan ducting exhaust, sebenarnya jenis dari ducting ini termasuk ke dalam jenis ducting menggunakan baja lapis seng yang dipasang tanpa adanya isolasi. Artinya, penjelasan ducting exhaust adalah ducting ini digunakan untuk membantu mengeluarkan udara yang cukup panas yang telah terakumulasi di dalam sebuah ruangan. Dalam ruangan tersebut biasanya lebih banyak mengeluarkan udara yang sifatnya panas guna untuk menjaga kondisi ruangan agar tetap segar. Udara ini sendiri juga berfungsi agar ruangan tersebut tidak menjadi pengap dan tetap nyaman untuk digunakan oleh penghuninya. Biasanya jenis ducting satu ini digunakan pada area ruangan seperti dapur, toilet, lokasi parkir, dan juga sejenis lainnya.

 

Komponen yang Digunakan dalam Sistem Ducting

Setelah mengetahui penjelasan ducting exhaust, perlu untuk memahami apa saja komponen yang biasanya digunakan dalam sebuah sistem ducting yang ada. Tiap komponennya sendiri memiliki fungsinya masing-masing untuk membantu menjaga kesegaran udara yang ada dalam sebuah ruangan tertentu. Misalnya seperti komponen air handling unit atau juga disebut dengan AHU. Komponen satu ini digunakan untuk membantu udara agar tetap dapat bersirkulasi dengan baik sehingga kualitas udara yang ada tetap terjaga dengan baik. Biasanya bentuk dari AHU ini dapat ditemui seperti kotak yang terbuat dari metal dengan isinya seperti blower, pemanas, pendingin, peredam, penyaring udara, dan juga pengatur api untuk menghasilkan suhu yang panas.

Komponen lainnya yang biasa digunakan yaitu disebut dengan ducting. Komponen satu ini ada untuk membantu penyaluran udara yang telah dikondisikan oleh AHU ke dalam berbagai ruangan tertentu yang perlu untuk diberi udara ini. Biasanya udara ini digunakan untuk mengembalikan kondisi dari udara yang ada di dalam ruangan tersebut menjadi lebih segar dan juga nyaman untuk dihirup para penghuninya. Udara ini nantinya akan diproses kembali di dalam AHU untuk dapat disalurkan kembali ke ruangan tersebut.

Penjelasan terkait material penjelasan ducting exhaust dan komponen di atas dapat membantu untuk memahami sistem ducting yang ada. Hal ini dapat berguna dengan baik dalam perencanaan sistem sirkulasi udara yang ada di dalam gedung dan bagi anda yang membutuhkan aksesoris ducting seperti diffuser ac dan grille ac ducting redy di ami ducting.

Mengenal CFM Ducting Lengkap
Lihat Detail

Mengenal CFM Ducting Lengkap

Mengenal CFM Ducting dan Cara Sederhana Menghitungnya Dalam membangun sebuah gedung, banyak hal yang perlu untuk diperhatikan dan menjadi fokus agar seluruh ruangan yang terdapat di dalam bangunan tersebut menjadi nyaman dan aman untuk digunakan oleh penghuninya. Terutama pada gedung seperti perkantoran dan juga pusat perbelanjaan yang membutuhkan perencanaan secara matang karena jenis gedung yang dibangun juga cukup besar. Hal ini tentu saja akan berpengaruh terhadap udara yang berada di dalamnya sehingga perlu untuk melakukan perhitungan secara terperinci dan mendalam agar udara yang berada di dalamnya dapat terbagi merata.

Mengenal CFM Ducting


Salah satu jenis sistem yang seringkali digunakan pada jenis gedung dengan bangunan yang cukup luas dan besar yaitu dengan memanfaatkan sistem ducting. Sistem satu ini dipasang dalam gedung untuk memastikan bahwa setiap sudut yang ada mendapatkan udara yang sejuk dan terbagi secara merata untuk setiap ruangan yang ada. Perencanaan dari pemasangan sistem ini harus dilakukan dengan cukup teliti sehingga perlu untuk mengetahui cara menghitung CFM Ducting dengan tepat dan benar. Hal ini ada guna untuk menghindari terjadinya kesalahan pada pemasangan sehingga mengurangi adanya kemungkinan untuk terjadi kerugian.

 

  1. Penjelasan
  2. Langkah Menghitung
  3. Hitungan CFM Ducting

Mengetahui Apa Itu Ducting

Sebelum membahas lebih lanjut terkait dengan cara menghitung CFM Ducting, perlu untuk mengenal seperti apa sistem ini terlebih dahulu. Secara harfiah, ducting sendiri berarti sebagai penyaluran pipa. Jika dilihat dari arti penggunaannya, ducting merupakan bahan atau juga material yang fungsinya digunakan sebagai alat untuk mengarahkan atau juga memberikan saluran terhadap udara untuk diarahkan pada area tertentu yang diinginkan. Pemasangan pada sistem ini sendiri membutuhkan banyak pertimbangan yang perlu untuk pemasangannya, termasuk juga menentukan mana tujuan dari saluran tersebut yang ingin digunakan. Alhasil, perlu untuk dihitung seberapa besar ukuran dari diameter yang diperlukan untuk media sebagai penyalur sepanjang dari sumber media penyalurnya hingga udara dapat keluar dari pipa tersebut.

Saluran dari cara menghitung CFM Ducting ini sendiri biasanya digunakan untuk saluran seperti penyediaan udara, pengelolaan udara, dan juga exhaust air. Fungsi yang digunakan untuk ducting ini sendiri biasanya salurannya digunakan untuk sebagai pemanasan, ventilasi atau penyaluran udara, dan juga air conditioning atau juga disebut dengan HVAC. Pada dasarnya, saluran ini ada sebagai media untuk mengirimkan dan juga memindahkan udara. Cara ini digunakan untuk menjaga kualitas udara yang ada di dalam tiap ruangan gedung tersebut. Sistem ini dapat membantu untuk menciptakan kualitas udara yang dapat membantu penghuni di dalamnya untuk tetap dapat beraktivitas dengan baik di dalam lingkungan tertentu.

 

Langkah Mudah Menghitung CFM Ducting

Setelah memahami apa itu ducting dan seperti apa sistemnya bekerja, kali ini akan dibahas mengenai cara menghitung CFM Ducting dengan mudah. Terdapat beberapa langkah yang dapat digunakan untuk mengukur pemakaian dari sistem ini. Pada dasarnya, perlu untuk dilakukan perhitungan dengan tepat dan benar serta terperinci dan teliti agar sistem yang dipasangkan dapat bekerja dengan baik dan sesuai dengan fungsi yang digunakan.


Langkah yang digunakan dalam cara menghitung CFM Ducting diantaranya yaitu:

  1. Perancang perlu untuk menentukan jumlah dari titik supply yang akan digunakan pada tiap gedung. Titik yang ada ini berfungsi untuk mengetahui seberapa banyak nantinya saluran yang perlu untuk dipasang.
  2. Menentukan velositas dari udara yang akan digunakan dan dipasangkan pada tiap pipa saluran yang ada. Hal ini agar mengetahui kualitas dari pipa yang nantinya akan digunakan.
  3. Membuat gambaran terkait dengan sistem line ducting yang akan digunakan pada pemasangan gedung. Hal ini guna untuk mengetahui bagaimana saluran yang ada di dalam gedung tersebut dapat berjalan dengan baik.
  4. Menentukan seberapa besar dari ukuran ducting yang akan digunakan pada tiap titik supply yang ada. Hal ini penting untuk diketahui agar pembelian pipa dapat dilakukan dengan tepat.
  5. Menentukan jumlah dari volume udara yang diperlukan dari keseluruhan titik yang akan digunakan.
  6. Menentukan berapa besar dari ukuran tiap ducting yang akan digunakan berdasarkan dari hasil total volume udara yang akan digunakan dari keseluruhan penjumlahan tahapan sebelumnya.

Mudah bukan untuk menggunakan cara menghitung CFM Ducting. Ikuti langkah dengan benar agar mendapatkan ukuran ducting yang tepat.

Perhitungan Ducting AC
Lihat Detail

Perhitungan Ducting AC

Ducting AC adalah salah satu pendingin ruangan yang ternyata sedang populer lho. Jenis AC ini memang sering diaplikasikan pada perkantoran, rumah, hingga restoran. Pendingin udara ini banyak diminati oleh orang-orang karena sangat efektif serta dapat menunjang keindahan dari interior ruangan. Namun tahukah anda cara melakukan perhitungan dimensi ducting AC? Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan selengkapnya.

 

Perhitungan Ducting AC
Perhitungan Ducting AC

  1. Cara Hitungan Ducting AC
  2. Hal-Hal Perlu diPerhatikan

Melakukan Perhitungan Ducting AC

Mungkin nama ducting sendiri untuk sebagian orang masih terdengar asing. Padahal jika dilihat kembali bahwa AC ini dapat bekerja dengan efektif dan optimal. Tidak hanya digunakan untuk mendinginkan ruangan, namun ducting mempunyai fungsi lainnya yang tentu saja lebih efektif dalam menjalankan sirkulasi udara. Nah, untuk lebih memahami mengenai perhitungan ducting AC ini, maka anda perlu memahami apa itu ducting AC.

Ducting AC merupakan pendingin ruangan yang memanfaatkan komponen ducting yang berbahan seng BPLS maupun PU/PIR agar dapat menjalankan sistem kerja. Tentu saja fungsi utama komponen tersebut yaitu mengalirkan fluida dari lokasi satu ke lokasi lainnya. Dengan begitu dapat disimpulkan jika ducting sendiri merupakan jenis AC yang bekerja menggunakan bantuan blower atau fan unit agar dapat mengelola sirkulasi udara.

Bagaimana, sudah tahu kan apa itu ducting AC? Kini saatnya anda mengetahui perhitungan ducting AC. Sebenarnya melakukan perhitungan ducting AC cukup mudah kok, asalkan anda memang mengetahui caranya yang benar. Sudah pasti bahwa proses ini sangat penting untuk anda lakukan agar dapat menyesuaikan anggaran terhadap jumlah budget yang anda miliki. Nah, untuk lebih jelasnya, berikut cara melakukan perhitungan ukuran ducting AC seperti pada ulasan berikut ini.

Nah, kali ini akan diberikan contoh melakukan perhitungan ukuran ducting pada instalasi AC Central yang mempunyai kapasitas 10 PK serta volume 3100 CFM.

  • Langkah pertama adalah menentukan jumlah dari titik supply terhadap 10 titik.
  • Kemudian menentukan air velocity, yaitu dengan cara menentukan 1000 feet/menit.
  • Lalu menggambar line ducting.
  • Selanjutnya menentukan ukuran ducting pada tiap titik supply.
  • Kemudian menjumlahkan volume dari udara ducting, dari mulai 2 titik, lalu 3 titik, hingga seterusnya.
  • Dan yang terakhir yaitu menentukan ukuran ducting sesuai dengan hasil penjumlahan dari volume udara di tiap-tiap penjumlahan.

 

Yang jelas untuk ukuran ductingnya sendiri sangat tergantung oleh jumlah udara yang nantinya akan melewati ducting. Ketika pada ducting utama memiliki ukuran sebesar 24″ x 20″, hal ini berarti volume udara yang memang melewati ducting tersebut yaitu jumlah total udara di AC dengan kapasitas 10 PK. Yang memiliki volume udara sebesar 3100 cfm serta air velocity sebesar 1000 fpm.

 

Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Ingin Instalasi Ducting

Tentunya faktor utama yang memang mendasari untuk menggunakan AC jenis ini pada gedung-gedung adalah tingkat kenyamanan dan keselamatan yang sudah semakin terjamin. Terlebih lagi AC jenis ini telah memiliki komponen lengkap yang sangat berguna untuk memenuhi kebutuhan ventilasi, filtrasi, dan humidity. Namun sebelum dilakukannya proses instalasi, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Untuk lebih jelasnya, simak uraian selengkapnya berikut ini.

 

Mengetahui perkiraan biaya

Ketika melakukan perkiraan biaya untuk instalasi ducting, maka caranya adalah menganalisa hasil hitungan dari ukuran ducting yang sesuai kebutuhan. Karena pemasangannya yang lebih rumit, maka anda perlu memperkirakan biaya tambahan lainnya yang mungkin saja dibutuhkan.

 

Perencanaan instalasi

Proses instalasi AC ini perlu dilakukan dengan cermat dan hati-hati. Maka dari itu, anda perlu membuat gambaran perencanaan dari instalasinya terlebih dahulu supaya memudahkan proses pengerjaannya.

 

Perawatan

Tentunya AC jenis ini perlu dilakukan perawatan secara berkala. Tujuannya adalah untuk memastikan kinerjanya agar tetap bagus walaupun digunakan dalam jangka yang panjang. Bahkan proses ini pun dapat mengantisipasi terjadinya kerusakan di sumber AC dan tentu saja ketika ducting mengalami kendala atau kerusakan bisa segera ditangani.

Demikianlah berbagai pembahasan yang perlu anda ketahui mengenai perhitungan dimensi ducting hingga beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika ingin instalasi ducting. Semoga bermanfaat!

Sistem Instalasi AC Central Pengertian Penjelasannya
Lihat Detail

Sistem Instalasi AC Central Pengertian Penjelasannya

Perlu anda ketahui bahwa sistem instalasi AC Central di pasaran sendiri saat ini tersedia dua pilihan sistem, ada sistem air dan sistem refrigent. Nah, untuk mengenal lebih dekat dengan kedua sistem ini, langsung saja berikut ulasan selengkapnya yang perlu anda ketahui.

 

Sistem Instalasi AC Central
Sistem Instalasi AC Central

  1. Sistem 1
  2. Sistem 2

AC Central Menggunakan Sistem Air

Instalasi sistem AC Central yang menggunakan air merupakan sistem yang memanfaatkan media air untuk digunakan sebagai pembawa dinginnya. Nah, dalam skala kecil, maka unit indoor yang dipakai merupakan Fan Coil Unit. Jika pada skala besar, maka unit yang digunakan yaitu Air Handling Unit. Agar dapat mendinginkan air yang ingin didistribusikan, anda dapat menggunakan chiller. Tugasnya yaitu memindahkan panas dari sirkulasi yang terdapat dalam ruangan menuju ke sistem sirkulasi yang ada di luar gedung, sebelum akhirnya didinginkan menggunakan cooling tower.

Fungsi dari chiller ini adalah sebagai unit outdoor untuk AC Central yang menggunakan sistem air. Kondensor yang umumnya digunakan oleh chiller yaitu water cooled condenser. Nah, air yang digunakan untuk mendinginkan kondensor akan dialirkan dari pipa yang outputnya didinginkan kembali dengan evaporative cooling yang terdapat pada cooling tower.

Untuk komponen evaporatornya, ketika memakai sistem indirect cooling, tentunya fluida yang akan didinginkan ini tidak langsung udara, namun air yang dialirkan dari sistem pemipaan. Kemudian air yang akan mengalami pendinginan di bagian evaporator dialirkan ke sistem penanganan udara atau AHU menuju ke bagian koil pendingin. Di dalam AHU sendiri tentunya memiliki beberapa komponen yang digunakan untuk mendukung kinerjanya. Beberapa komponen tersebut adalah sebagai berikut.

  • Filter, adalah penyaring udara dari debu, kotoran, maupun partikel-partikel lainnya, dengan begitu udara yang dihasilkan akan semakin bersih.
  • Koil pendingin, merupakan komponen yang berfungsi untuk menurunkan temperatur udara.
  • Centrifugal fan, adalah kipas atau blower sentrifugal yang digunakan untuk mendistribusikan udara yang melewati ducting menuju ke berbagai ruangan.

Perlu anda ketahui bahwa AC Central yang menggunakan sistem air dapat membawa kalor dari titik satu ke titik lainnya yang ternyata lebih tahan lama daripada menggunakan sistem refrigerant. Nah, perlu anda ketahui juga bahwa pada AC Central yang menggunakan sistem air, terdapat komponen lain yang digunakan selain chiller, coil unit, dan AHU. Ya, seperti yang telah dibahas sekilas di atas yaitu cooling tower. Tahukah anda apa fungsi dari cooling tower ini? Tentu saja fungsinya sendiri adalah mendinginkan air panas pada kondensor dengan dikontakkan langsung menggunakan udara dengan konveksi paksa yang menggunakan kipas.

Tentunya proses awalnya terjadi pada satu siklus tertutup menggunakan fluida kerja yang berupa refrigerant yang akan mengalir pada sistem pemipaan yang nantinya terhubung dari komponen yang satu ke komponen yang lain. Nah, proses ini sendiri disebut sebagai kompresi uap yang memang terdiri oleh kompresi, kondensasi, evaporasi, hingga ekspansi. Komponen yang terdapat pada cooling tower, mulai dari nozzle, bak penampung, fan/blower, hingga casing akan berperan terhadap keseluruhan proses ini.

 

AC Central Menggunakan Sistem Refrigerant

Jika sebelumnya sudah dibahas tentang AC Central yang menggunakan sistem air, maka sistem kedua yang digunakan adalah sistem refrigerant. Dalam sistem ini, maka unit dari AC Central yang dikenal biasanya adalah Split Duct. Tentunya prinsip kerja yang dimilikinya hampir sama seperti sistem pipa atau ducting dan di setiap keluaran udaranya memakai diffuser. Sedangkan untuk mengatur kecil besarnya udara yang keluar menggunakan elemen khusus, disebut juga dengan damper.

Kini AC Central yang menggunakan sistem refrigerant ini juga dilirik oleh kebanyakan orang karena pendistribusian dinginnya yang merata di setiap ruangan. Selain itu, komponen yang digunakan pun tidak terlalu banyak. Hal ini dikarenakan hanya memanfaatkan unit indoor, saluran AC atau ducting AC, dan condensing unit atau outdoor AC. Tentunya anda bisa mengaplikasikan AC Split duct untuk kebutuhan mini market, ruangan kantor, sekolah, klinik, universitas, hingga bangunan lainnya yang memang luasnya masih dapat dijangkau menggunakan saluran AC. Selain itu, sistem instalasi AC Central refrigerant ini pun dapat diaplikasikan di residential